Bone, Sulsel– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melakukan Ground Breaking, menandai dimulainya perbaikan jaringan irigasi yang telah ada sejak era kolonial.

Proyek ini merupakan bagian dari Paket 2 Multi Years Project (MYP) untuk rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo. Total anggaran Paket 2 mencapai Rp268,9 miliar. Khusus Kabupaten Bone, dialokasikan sekitar Rp118 miliar untuk merehabilitasi 8 daerah irigasi: DI Unyi, DI Lanca, DI Jaling, DI Salomekko, DI Waru-Waru, DI Bengo, DI Selli Coppobulu, dan DI Lalengrie.

Jaringan irigasi Bengo saat ini mengalami banyak kebocoran pada saluran utama. Kondisi itu membuat distribusi air ke lahan pertanian tidak optimal. Perbaikan difokuskan pada saluran utama agar suplai air kembali maksimal.

Khusus DI Bengo, rehabilitasi ini akan mendukung pengairan untuk sekitar 2.600 hektare lahan sawah. Lahan tersebut selama ini menjadi penopang utama produksi pertanian masyarakat setempat.

Sebelumnya, Ground Breaking Paket 4 MYP juga telah dilakukan di Kecamatan Masamba, Luwu Utara pada Senin, 27/4/2026, yang mencakup Regional Luwu dan Toraja.

Diharapkan rehabilitasi ini selesai tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.