Luwu, Sulsel — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Pemerintah Kecamatan Bua menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Rabu (25/02/2026).
Dalam forum yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bua, Kelurahan Sakti, isu keamanan menjadi salah satu perhatian utama. Kepala Desa Tanarigella, Satti Amir, mengusulkan pembangunan Pos Jaga Terpadu di sudut Lapangan Andi Maradang. Ia menilai keberadaan pos jaga tersebut penting untuk meminimalisasi potensi konflik antar kelompok pemuda yang kerap berkumpul di area lapangan.
“Kami usulkan pembangunan pos jaga terpadu di sudut Lapangan Andi Maradang Kecamatan Bua,” kata Satti Amir di hadapan peserta Musrenbang.
Menurutnya, lokasi tersebut kerap menjadi titik konsentrasi aktivitas pemuda yang berpotensi memicu gesekan dan berdampak hingga ke lima desa sekitar.
“InsyaAllah ketika terbangun di wilayah tersebut, 90 persen dijamin aman,” ujarnya optimistis.
Ia bahkan meminta agar usulan itu ditempatkan sebagai prioritas utama apabila alokasi program pembangunan di Kecamatan Bua terbatas.
“Kalau cuma satu program masuk di Bua, prioritaskan pos jaga terpadu ini,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Luwu, Erham Lancong, meminta agar usulan pembangunan pos jaga dicatat sebagai prioritas kecamatan dalam dokumen perencanaan.
“Pos jaga terpadu tolong dicatat sebagai skala prioritas. Jadikan sebagai skala prioritas di kecamatan,” ujarnya.
Musrenbang tahun ini mengangkat tema peningkatan produktivitas ekonomi dan daya saing sumber daya manusia serta pemerataan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Kegiatan tersebut dihadiri unsur DPRD Luwu, di antaranya Andi Admiral, Summang, Desi Patantan, dan Abbas Anton, serta sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga yang turut menyampaikan berbagai usulan pembangunan untuk tahun 2027.



