Makassar, Sulsel — Menjelang Idulfitri 1447 H, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menginstruksikan kepada seluruh, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Makassar hingga kecamatan untuk memperketat pengelolaan sampah selama Ramadan dan masa libur lebaran.
Munafri menekankan, volume sampah di Kota Makassar meningkat signifikan selama bulan Ramadan, terutama akibat maraknya pedagang takjil musiman.
“Intensitas sampah khususnya di bulan Ramadan itu tinggi. Banyak sekali yang tiba-tiba jadi penjual cendol, banyak yang tiba-tiba jadi penjual pisang ijo,” ujarnya.
Ia mengatakan, pola konsumsi masyarakat yang seluruhnya menggunakan kemasan sekali pakai.
“Coba perhatikan, tidak ada satu orang pun yang datang belanja ke tajil-tajil itu yang bawa piring atau mangkok dari rumahnya. Semuanya dalam kemasan. Nah, ini perlu diantisipasi dengan baik,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan, menjelang Idulfitri sebagian petugas kebersihan biasanya mudik. Karena itu, ia meminta camat memastikan jadwal dan personel yang bertugas pada hari-hari kritis.
“Menuju ke ujung-ujung hari raya Idul Fitri, banyak juga petugas-petugas seperti ini mungkin mudik. Sehingga saya minta Camat untuk memastikan, mengatur dari awal siapa-siapa yang bertugas pada hari H,” katanya.
Ia menegaskan pengaturan harus dilakukan sejak H-3 hingga H+4, agar Kota Makassar tetap bersih selama perayaan Idulfitri.
“Supaya kita tidak berlebaran dengan tumpukan sampah di mana-mana. Sistem angkutan harus berjalan dengan baik. Perlu diantisipasi dari awal,” tambahnya.


