LUWU – Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Trisakti Simorangkir, menerima penghargaan dari Kepolisian Resor (Polres) Luwu sebagai bentuk apresiasi atas dukungan perusahaan terhadap upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Luwu.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Belopa.
Dalam kesempatan itu, penghargaan diterima oleh Direktur MDA, Erlangga Gaffar, yang hadir mewakili Direktur Utama.
Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kapolres Luwu Nomor KEP/29/VI/2026 tertanggal 29 Juni 2026.
Dalam keputusan tersebut, Direktur Utama MDA ditetapkan sebagai salah satu penerima penghargaan atas kontribusi perusahaan dalam mendukung tugas Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Luwu.
Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Utama MDA Trisakti Simorangkir menyampaikan apresiasi kepada Polres Luwu.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas sinergi yang telah terjalin antara dunia usaha dan kepolisian.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi MDA. Lebih dari itu, kami memandangnya sebagai simbol kemitraan yang kuat antara dunia usaha dan institusi kepolisian dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Luwu,” ujar Trisakti.
Ia menegaskan, MDA meyakini bahwa keberhasilan pembangunan dan investasi tidak dapat dipisahkan dari terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan harmonis.
Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung tugas Polres Luwu sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Trisakti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Luwu yang selama ini telah membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik dengan MDA.
“Dukungan tersebut telah membantu menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan proyek sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Ke depan, MDA menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Polres Luwu dan seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan daerah.
Selama ini, sinergi tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program pengembangan masyarakat, salah satunya Program Jaga Desa yang lahir dari aspirasi masyarakat melalui FORDES Matappa.
Program ini berfokus pada penguatan stabilitas desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. (**)




Tinggalkan Balasan