Luwu Timur, Sulsel– Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Prima Eyza Purnama, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pemberian insentif bagi pekerja sosial dan petugas pemakaman. Komitmen tersebut disampaikan setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat dalam Reses Perorangan Anggota DPRD Luwu Timur Masa Sidang I Tahun 2025/2026, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan reses tersebut dilaksanakan di RT 05 Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha, dan dihadiri oleh warga setempat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pekerja sosial. Dalam dialog yang berlangsung, masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada pekerja sosial dan petugas pemakaman yang selama ini dinilai memiliki peran penting namun belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

“Terima kasih atas aspirasi terkait kesejahteraan sosial dan layanan pemakaman. Saya sampaikan bahwa secara aturan, bantuan sarana pemakaman seperti tenda, saung tempat istirahat, serta peralatan kerja petugas penggali makam dimungkinkan dan dapat diberikan oleh Pemerintah Daerah melalui OPD terkait, sepanjang diusulkan secara resmi oleh kelurahan atau kecamatan dan dianggarkan dalam APBD sebagai fasilitas sosial,” ungkapnya.

Lanjut menurutnya, insentif atau jasa bagi petugas penggali makam, dapat diupayakan melalui skema resmi pemerintah daerah, seperti bantuan operasional atau honorarium petugas sosial, dengan penetapan dan dasar hukum yang jelas.

banner 920x450

Prima Eyza Purnama menegaskan bahwa usulan tersebut akan menjadi salah satu fokus perjuangannya di DPRD Luwu Timur. Menurutnya, pekerja sosial dan petugas pemakaman merupakan garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Sebagai Anggota DPRD, saya berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini agar masuk dalam usulan resmi, pokok-pokok pikiran DPRD, dan pembahasan anggaran, sehingga dapat direalisasikan secara sah, berkelanjutan, dan berpihak pada nilai kemanusiaan,” tegas legislator perempuan PKS ini.

Ia juga menambahkan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Warga Kelurahan Magani berharap, melalui perjuangan tersebut, kesejahteraan pekerja sosial dan petugas pemakaman dapat meningkat dan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama ini.