LUWU — Praktisi hukum Irwan Saputra Pajerih, S.H., memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Luwu atas langkah cepat, humanis, dan persuasif dalam menangani sejumlah konflik sosial yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Luwu.

Irwan yang saat ini berkarier sebagai advokat di Kalimantan Timur menilai, pendekatan dialogis dan mediasi yang dilakukan aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, penyelesaian konflik sosial membutuhkan kecermatan serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Sebagai putra daerah Luwu dan praktisi hukum, saya mengapresiasi kinerja Polres Luwu yang mengedepankan langkah humanis serta pendekatan mediasi dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujar Irwan, Jumat (15/5/2026).

Mantan Ketua KNPI Luwu itu juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu yang dinilai mampu membangun pola kepemimpinan yang responsif serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif.

“Di bawah kepemimpinan AKBP Adnan Pandibu, saya melihat Polres Luwu menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dengan tetap mengedepankan sisi humanis dan profesionalisme penegakan hukum,” katanya.

Irwan menilai, langkah yang dilakukan aparat kepolisian mencerminkan komitmen institusi Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, Irwan juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu.

Irwan berharap Polres Luwu tetap menjaga profesionalisme dan konsistensi dalam menjalankan tugas dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, kepastian hukum, serta pendekatan yang mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian akan semakin kuat apabila setiap persoalan mampu ditangani secara bijaksana, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masing-masing.

“Stabilitas daerah adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, semua pihak harus berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tutupnya.