Makassar — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Timur, Prima Eyza Purnama, menghadiri Rapat Koordinasi Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (24/12/2025), bertempat di The Rinra Hotel Makassar. Kehadiran tersebut sekaligus mewakili Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, sebagaimana tertuang dalam undangan resmi dan rundown kegiatan yang dilampirkan oleh panitia pelaksana.

Rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka evaluasi dan refleksi pelaksanaan Program Prioritas BBGTK Sulsel Tahun 2025, serta menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif dalam upaya peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan di Sulawesi Selatan.

Kegiatan diikuti oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan yang membidangi pendidikan. Sejumlah agenda penting dibahas, di antaranya refleksi pelaksanaan berbagai program prioritas, seperti Program BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah), Apresiasi Hari Guru Nasional, pembelajaran mendalam, peningkatan profesionalisme guru melalui seni, pelatihan bimbingan konseling, serta pelatihan matematika gembira dan penguatan kapasitas tenaga kependidikan.

Dalam keterangannya, Prima Eyza Purnama menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat koordinasi yang dinilainya sangat penting sebagai ruang evaluasi sekaligus penyelarasan kebijakan pendidikan antara pusat dan daerah.

banner 920x450

“Rapat koordinasi ini menjadi forum yang sangat strategis untuk melihat secara langsung capaian program prioritas BBGTK selama tahun 2025, sekaligus mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki dan diperkuat ke depan,” ujar Prima Eyza.

Sebagai Anggota Komisi I DPRD Luwu Timur yang bermitra langsung dengan Dinas Pendidikan, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan merupakan kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.

“Guru dan tenaga kependidikan adalah ujung tombak pendidikan. Karena itu, program peningkatan kompetensi harus dirancang secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.

Prima Eyza juga menaruh harapan agar ke depan program-program BBGTK Sulsel semakin adaptif terhadap kondisi dan tantangan daerah, termasuk wilayah dengan karakteristik geografis dan sosial yang beragam seperti Kabupaten Luwu Timur.

“Kami berharap sinergi antara BBGTK, pemerintah daerah, dan DPRD terus diperkuat. Program pelatihan dan pendampingan guru perlu disesuaikan dengan konteks lokal daerah, agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh para pendidik dan peserta didik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Luwu Timur untuk terus mendukung kebijakan dan program strategis di bidang pendidikan, baik melalui fungsi legislasi, anggaran, maupun pengawasan.

“DPRD Luwu Timur siap menjadi mitra strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Harapan kami, hasil rapat koordinasi ini dapat ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan demi kemajuan pendidikan Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu Timur,” pungkas Prima Eyza.